Beberapa Keuntungan/Manfaat Tinggal di Luar Negeri Terutama Jerman

 

 

 

 

”Kenapa orang Indonesia tidak banyak yang merantau ke negeri orang ?” Orang Pilipina itu bertanya dengan serius. Kemudian dia menjelaskan bahwa di Pilipina itu kekurangan orang yang pintar karena banyak orang yang pintar lebih memilih merantau ke luar negeri Pilipina.

Saya bilang bahwa orang Indonesia bukan tidak berani untuk merantau ke luar negeri Indonesia tapi Indonesia itu luas lebih luas dari Pilipina jadi masih banyak kesempatan yang bisa diraih di dalam negeri.

Pilipina dan Indonesia itu sama-sama negara Asean namun karena negara Pilipina tidak sebesar Indonesia maka banyak warga negaranya yang berusaha mengadu nasib di luar negeri disamping itu informasi mengenai pekerjaan, sekolah atau tinggal di luar negeri itu banyak dan mudah didapat di negara Pilipina

Memang banyak alasan mengapa orang memutuskan untuk merantau ke luar negeri. Banyak kaum  muda yang memilih belajar atau bekerja di luar negeri dengan alasan memperluas wawasan mereka atau bisa juga karena sebelumnya punya mimpi bisa berkuliah di negeri orang atau bisa juga karena harus ikut pindah dengan keluarganya atau bisa juga karena mendapatkan jodoh di luar Indonesia.

Selain memberi wawasan, tentu saja banyak manfaat yang lainnya bila tinggal di negara orang diantaranya sebagai berikut

 

Manfaat hidup di luar Negeri

 

Hidup di perantauan luar negeri merupakan pengalaman yang luar biasa dalam hidup. Bisa belajar sambil bekerja dan bekerja sambil belajar juga berpetualang  selain itu juga ada beberapa manfaat seperti berikut ini:

 

1. Belajar bahasa baru dan meningkatkan keterampilan berkomunikasi

 

 

Saat hidup di perantauan luar negeri, mau tidak mau harus belajar bahasa baru dimana saya tinggal agar bisa berkomunikasi.

Dengan belajar bahasa baru maka tambah ilmu baru dan perbendaharaan bahasa asing. Agar bisa lancar berbahasa maka mau tidak mau harus melatih keterampilan komunikasi dengan orang yang berada di sekitar kita.

Selain melatih berkomunikasi, para ilmuanpun mengatakan juga kalau belajar bahasa baru itu bisa  terhindar dari penyakit alzheimer.

 

2. Meningkatnya kesadaran akan keragaman budaya dan pola pikir yang baru

 

 

Ketika hidup di perantauan negeri orang, maka akan tumbuh meningkat kesadaran terhadap banyak budaya yang menarik yang  mengelilingi kehidupan. Saat menyusuri jalan saya sering mendengar  berbagai bahasa yang belum pernah didengar dan saya pun  menikmati keragaman menu saat saya mencicipi makanan di rumah makan atau  saat diundang teman yang berkebangsaan berbeda.

Bila suka berpetualang  dengan mencoba berkunjung ke beberapa tempat yang berbeda  maka akan menemukan dunia baru yang berbeda dengan pola fikir baru yang berbeda dari biasanya.

 

3. Menambah pertemanan

 

 

Saat berada di perantauan luar negeri, tidak hanya bertemu dengan bangsa asli dimana saya tinggal namun saya bertemu dengan orang-orang dari berbagai bangsa.

Hal ini akan sangat menyenangkan karena akan menambah pertemanan dari berbagai negara.

 

4. Travel

 

 

 

Kemungkinan untuk travel atau jalan-jalan saat diperantauan luar negeri akan lebih mudah karena kadang kadang batas negara hanya dibatasi dengan daratan dan berdekatan. Jadi memudahkan untuk bisa jalan-jalan.

Tempat kediaman saya berbatasan dengan negara Luxemburg, banyak tetangga saya yang  bekerja di Luxemburg karena bisa ditempuh sekitar 45 menit dengan mobil. Mereka bisa sarapan pagi di Jerman, makan siang di Luxemburg kemudian makan malam di  Jerman. Tiap hari bisa bolak balik ke luar negeri.

Begitupun kalau mau ke Paris bisa bolak balik dalam sehari karena bisa ditempuh dalam waktu 3.5 jam. Jadi peluang untuk jalan-jalan lumayan mudah.

 

5. Lebih Mandiri

 

 

 

Ketika hidup di negeri orang biasanya jauh dari sanak dan famili sehingga benar-benar dituntut untuk hidup mandiri. Karena tuntutan tersebut maka dengan sendirinya kemandirian tersebut dengan sendirinya akan tumbuh.

 

Demikianlah beberapa keuntungan atau manfaat saat hidup di luar negeri. “Bagaimana apakah tertarik untuk  berpetualangan  di hidup di perantauan  luar negeri ?

 

 

 

Komentar

  1. Bahagia selalu ibuku cantik, budaya jerman juga unik ya bu, semoga anak aku bisa merantau di jerman

    1. Sama bahagia juga buat Mba Anita, Insyallah bisa ke study ke Jerman. Belajar bahasa dulu aja saat nanti SMA kls 1 atau 2 biar persiapannya jauh jauh hari.

  2. Iya ya mbak seru juga kalau kita jadi penduduk luar negri dengan pengalamannya ternyata jodohku kembali orang Indo he he padahal waktu itu hampir menikah dengan orang Turki

    1. iya dulu Saya pengennya sam orang Indonesia. eh malah dapet orang luar. jodoh ditangan Tuhan ya.

  3. Aku sampe sekarang pengen banget mbak bisa mencoba tinggal d luar negeri, apalagi ada anak siapa tau kesempatan untuk anak lebih banyak di luar kan. hehe
    Semoga bisa kesampean nih bisa tinggal di luar

    1. Iya mba insyaallah bisa. Insyaallah nanti Saya buatkan coretan mengenai bagaimana agar anak muda Indonesia bisa kuliah di Jerman dengan tidak harus banyak uang. Saya baaru dapat dua orang yang sudah mau diwawancara tinggal nyari satu lagi biar endes katanya.

    2. Nanti saya buat thema kuliah di Jerman dengan biaya terjangkau

  4. Belajar budaya orang memang menarik ya,apalagi kalau mendapat kesempatan dalam waktu lama. Pengalaman baru yang pasti sangat berkesan

    1. Betul selain pengalaman dan ilmu baru kita kadang bentrok dengan shock kultur yang terkadang bikin geli

      1. Iya, nanti saya buatkan thema shock cultur ya

  5. Alhamdulillah ya, mbak. Berjodoh dengan warga asing jadi keliling dunia nih. Semoga suatu saat saya juga bisa ke luar negeri.

    1. insyaallah Saya doakan bisa ya

    2. Aamiin, mudah2an bisa menyusul jalan.jalan ke sini ya

  6. Yang paling menarik TRAVEL mba buatku. Lebih banyak peluang. Antar negara bisa ditempuh hitungan jam saja. Seru ya bisa traveling ke berbagai negara sekaligus.

    1. iya seru seperti dari Jakarta ke Jawa bahkan ada yang hitungan menit.

      1. Iya mba Titik, seru bisa ditempuh hitungan menit

  7. Aku pengen ke luar negeri juga mba. Selain mekkah aku pengen ke jepang dan korea selatan hahahah😂. Tapi pengennya cuma buat liburan aja. Ga pengen tinggal di sana. Soalnya tipe yang ga bisa jauh dari keluarga 😔. Jadi merantaunya masih di Indonesia aja

    1. siip mba Saya doakan semoga bisa berangkat setelah Corona selesai ya.

  8. Yuni setuju. Yuni setelah lulus kuliah selalu merantau, meski nggak ke luar negeri. Masih dalam negeri sih. Tapi mashaAllah, Yuni udah ketemu beragam orang dari beragam daerah. Tentu dengan budaya yang beraneka ragam. Dan itu menyenangkan, meski pada dasarnya Yuni orangnya sedikit introvert sih. HEhehe

    1. ya seneng ya kalau kita liat keragamana budaya dan adat.

  9. Wah tertarik sekali Mbak, cuma belum ada kesempatan hehehe. Senang ya bisa mengenal banyak budaya dan kebiasaan. Intinya mungkin tetap bisa jaga diri kali ya Mbak.

    1. betul jaga diri itu yang paling penting biaar ngga kehilangan jati diri

    2. Betul mba Ulfah, jaga diri itu penting

  10. Saya belum pernah ke luar negeri selain malaysia, thailand, dan singapura. Itu pun juga rame2, bukan solo traveling. Pingin juga suatu saat ke luar negeri bareng suami dan anak2. Semoga terkabul.

    1. Aamiin mudah2an terkabul

  11. Setuju, mbak..manfaat tinggal di luar negeri banyak ya

    Suamiku dapat beasiswa MBA dengan ikatan dinas 6 tahun. Beberapa waktu lalu sudah kelar masa ikatan dinasnya. Sebenarnya pengin sih coba kerja keluar negeri karena sebelumnya setelah sekolah itu dia pernah kerja di Aljazair. api, dia punya pertimbangan tertentu dan aku sih dukung saja, gimana baiknya. Kalau ada kesempatan dan memang rejeki bisa saja kami tinggal di luar negeri. Insya Allah

    1. Aamiin Insyaalah saya doakan ada kesempatan untuk tinggal di luaar negeri

  12. Wah sebenarnya pengem gitu merantau ke LN. Hihi tapi kan ada syaratnya dari negara yg mau kita tuju. Beratttt kadang gk bisa menuhi syaratnya mba. Hehe…mksh infonya ya

    1. Nanti saya buatkan cerita jalan menuju Jerman. siapa tau ada jalan.

  13. Wahh, ke Paris hanya butuh 3,5 jam.
    Sama kayak jarak tempuh Sekayu (tempat tinggal saya sekarang)-Palembang.
    Setuju banget kalo merantau bisa menambah pertemanan dan wawasan ya, Mbak

    1. Iya mba. Alhamdulillah dekat dari tempat saya. Ingat Palembang ingat kapal selem pempek. Uenak.

  14. Wuih seru banget, sehari bisa ke Paris dan jaraknya menempuh 3.5 jam saja. Asiknya ya mbak, kalo berkesempatan tinggal di luar negeri gini. Aku juga pengen loh suatu saat bisa ke Paris :)) Melihat Eiffel dari dekat. Amin.

    1. Iya mba Angraeni karena perbatasannya dibatasi daratan saja jadi dekat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *